Defni yanti

Guru Matematika yang sekarang lagi demam menulis, suhunya sangat tinggi, apa aja jadi tulisan, semoga jadi "tak terhingga"...

Selengkapnya

Kau jemput HidayahMu

Slogan yang sering didenga adalah "tunggu dulu hidayah, sekarang belum datang hidayahnya" itu adalah salah satu cara pembenaran untuk melakukan sesuatu yang dilarang.

Padahal sesungguhnya hidayah itu dicari, dijemput dengan kaki sendiri, digapai dengan tangan sendiri. Nunggu hidayah datang? sampai kapan? sementara hati kita masih terkunci, bagaimana hidayah bisa masuk.

Bukan semua ketentuan dan kebaikan yang ditulis dalam kalamnya adalah keharusan kita untuk menjalani tanpa ada tawar menawar.

Mulai sekarang...

Kita usahakan menjemput hidayah itu dengan sering berkumpul dengan orang-orang baik, mendengarkan pengajian, melihat kebaikan di sekeliling kita, buka pintu hati kita biar kebaikan masuk, sehingga tak ada celah lagi untuk keburukan bersarang dihati.

#mengingatkan diri sendiri#semoga istiqomah#

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali